West Papua Today

Jangan pernah lupa dengan Sejarah

EVALUASI EKONOMI PAPUA DALAM IMPLEMENTASI OTSUS

Jayapura (SN) – Pembicaraan seputar Otsus sudah selayaknya tidak mengupas politik semata, tetapi dari sisi lain seperti ekonomi. Ditemui dalam Seminar Percepatan Implementasi Otsus Pada Masyarakat Papua(24/2), Rektor Universitas Cendrawasih Prof Dr Berth Kambuaya mengatakan bahwa ada beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan yakni laju pertumbuhan ekonomi makro yang lamban, inflasi yang cukup tinggi, dominasi GDP dari sektor pertambangan dan energi serta indeks pembangunan manusia yang statis.

Investasi yang berjalan lambat harus segera dibenahi karena menurut data BI, uang yang masuk ke Papua berjumlah Rp 50 Triliun namun yang keluar mencapai Rp 40 Triliun. Ini menandakan capital out flow di Papua cukup tinggi. Di sisi lain, tingginya laju inflasi disebabkan Papua selama ini baru sebatas menjadi daerah pemasaran, belum menjadi daerah produksi.

Ketergantungan pada sektor pertambangan dan energi juga perlu dikurangi karena bagaimanapun juga dua sektor tersebut merupakan SDA tak terbarukan, sehingga sandaran utama seharusnya bergantung pada faktor SDM. Oleh karena itu. peningkatan kualitas SDM Papua harus ditingkatkan agar mampu merubah stigma masyarakat Papua yang dikenal sebagai masyarakat terbelakang.(SH)

Source: Suluh nusantara.com

April 13, 2010 - Posted by | Economics |

1 Komentar »

  1. Salam hangat pace……

    http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/12/p-s-i-love-you/

    Komentar oleh Thomas | April 13, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: