West Papua Today

Jangan pernah lupa dengan Sejarah

Bantuan Anggaran Pemerintah Pusat ke Papua TA.2010 Rp 21,89 Triliun

JAYAPURA/PT- Pada 8 Januari 2010 Papua menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dari pemerintah pusat yang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya 2009 hanya sebesar Rp 19,058 triliun, maka pada tahun 2010 ini Papua menerima Rp 21,89 triliun atau mengalami kenaikan sekitar Rp 2,8 triliun dari pemerintah pusat. Dalam sambutannya Gubernur Papua Barnabas Suebu,SH mengatakan, total dana Rp 21,89 Trilyun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu antara lain bersumber dari APBN yang dikelola instansi-instansi pemerintah pusat, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Infrastruktut Otsus .

Penyerahan DIPA ini memiliki arti simbolis yang sangat penting, yaitu bahwa Presiden SBY menginginkan terjadinya kontinuitas pembangunan yang berlangsung tanpa putus, tanpa henti, di Provinsi Papua. Untuk itu tidak  ada alasan untuk menunda pelaksanaan anggaran dalam bentuk kegiatan-kegiatan pembangunan yang telah direncanakan sesuai dengan tahapan-tahapan menurut peraturan pemerintah yang berlaku, dengan sungguh-sungguh berpedoman pada prinsip-prinsip pengelolaan anggaran secara akuntabel, berorientasi pada hasil, profesional, proporsional, dan terbuka/transparan. Dalam pidatonya Presiden SBY meminta keseriusan semua pihak untuk tidak menumpuk pencairan anggaran pada akhir tahun, tetapi menyebarkannya secara lebih proporsional pada setiap triwulan. Itu berarti bahwa pelaksanaan anggaran harus dapat dimulai sejak awal tahun 2010 sehingga peran anggaran pemerintah sebagai stimulus perekonomian dapat benar-benar ditingkatkan efektifivitasnya.

Seluruh dana APBN tahun 2010 berjumlah  Rp 1.047,6 Trilyun yang terdiri dari, anggaran belanja Pemerintah Pusat Rp 725,2 Trilyun, dan anggaran transfer untuk daerah berjumlah Rp 322,4 Trilyun
Dari total Anggaran Belanja Pemerintah Pusat, diantaranya dialokasikan untuk, belanja Pegawai Rp 160,3 Trilyun, belanja barang Rp 107,0 T, belanja modal Rp 82,1 Trilyun, bantuan sosial Rp 64,2 Trilyun dan belanja bunga utang, subsidi dan belanja lain-Lain sebesar Rp 30,7 Trilyun.

Kemudian total pengalokasian dana APBN untuk Provinsi Papua yang dikelola oleh instansi-instansi pemerintah pusat adalah sebesar Rp 5,78 Trilyun, dengan perincian, belanja Pegawai Rp 1,60 Trilyun, belanja barang Rp 1,29 Trilyun, belanja modal Rp 1,95 Trilyun, dan bantuan sosial Rp 0,92 Trilyun.Lembaga pemerintahan yang tahun ini mendapatkan alokasi anggaran cukup besar adalah departemen pendidikan nasional Rp 0,54 Trilyun, departemen pertahanan Rp 0,61 Trilyun, Departemen Pekerjaan Umum Rp 1,44 Trilyun, Kepolisian Negara RI Rp 0,63 Trilyun, Departemen Kesehatan sebesar Rp 0,07 Trilyun, dan Departemen Perhubungan sebesar Rp 0,65 Trilyun.

Alokasi Dana Pendidikan Nasional diantaranya akan dipergunakan untuk Bantuan Sosial Lembaga Pendidikan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua sebesar Rp 360,5 Milyar. Alokasi Dana Departemen Pekerjaan Umum diantaranya Rp 1,3 Trilyun, akan dipergunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan infrastruktur permukiman, pengembangan pengelolaan air minum dan penyehatan lingkungan permukiman termasuk juga pengelolaan sumberdaya alam dan kegiatan lainnya di bidang ke-PU-an.

Alokasi dana Kepolisian Negara RI sebagian besar akan dipergunakan untuk operasional kepolisian di seluruh wilayah Provinsi Papua. Alokasi dana Departemen Kesehatan selain untuk belanja operasional juga akan dipergunakan untuk pembangunan gedung Kantor Politeknik Kesehatan Jayapura sebesar Rp 17,5 Milyar.

Sedangkan untuk Provinsi Papua pada tahun anggaran 2010 ini memperoleh alokasi pendanaan yang menyusun bagian terbesar dari struktur APBD Provinsi Papua sebagai berikut: DAU Rp 11,119 Trilyun dengan perincian DAU Provinsi Papua Rp 1,148 Trilyun dan DAU Kabupaten/Kota Rp 9,971 Trilyun. Kemudian DAK Provinsi Papua Rp 1,5 Trilyun, dengan rincian DAK Provinsi Papua sebesar Rp 75 milyard dan DAK Kabupaten/Kota sebesar Rp 1,453 triliun. Selanjutnya dana Otsus Rp. 3,49 Trilyun, yang terdiri dari dana bagian dari 2 persen DAU nasional Rp. 2,69 Trilyun, dan dana infrastruktur Rp. 0,8 Trilyun. Dengan demikian, total seluruh dana yang berasal dari APBN yang dialokasikan untuk Provinsi Papua dalam Tahun Anggaran 2010 adalah Rp. 21,89 Trilyun.

Januari 11, 2010 - Posted by | Dana |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: